Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa

RPP KIMIA Kelas X Semester Genap


RENCANA  PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN
(RPP)
 ``
Nama Sekolah           :  SMA...............
Mata Pelajaran          :  Kimia
Kelas / Semester        :  X / 2 (Genap)
Alokasi Waktu           :  8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi: 
3. Memahami sifat-sifat  larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi
Kompetensi dasar     : 
3.1   Mengidentifikasi  sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
3.2. Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi- reduksi dan hubungannya dengan tata nama senyawa serta penerapannya. 
I.    Indikator Pencapaian Kompetensi: 
§  Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit  melalui  percobaan
§  Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
§  Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
§  Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
§  Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
§  Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
§  Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
§  Memberi nama senyawa menurut IUPAC.
II.  Tujuan:
     Siswa dapat,
Ø  Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit  melalui  percobaan
Ø  Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
Ø  Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
Ø  Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
Ø  Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
Ø  Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
Ø  Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
Ø  Memberi nama senyawa menurut IUPAC
Ø  Mendeskripsikan konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan masalah lingkungan.
“  Karakter siswa yang diharapkan  : 
§   Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan
“  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif   : 
§   Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil.
III.    Materi Ajar       : 
Larutan non elektrolit dan elektrolit
Ø  jenis larutan berdasarkan daya hantar listrik
Ø  jenis larutan elektrolit berdasarkan ikatan.
            konsep oksidasi dan reduksi
Ø  Bilangan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion
Ø  tata nama menurut IUPAC
Aplikasi redoks dalam memecahkan masalah lingkungan
IV.    Metode pendekatan:
  • Praktikum
  • Ceramah
  • Diskusi
  • Penugasan
Strategi Pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
·        Memahami sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi
·        Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit dalam diskusi kelompok di laboratorium.
·        Berlatih menentukan bilangan oksidasi, oksidator, reduktor, hasiloksidasi, hasil reduksi
·        Siswa dapat Menyimpulkan perbedaan sifat dan jenis larutan elektrolit dan non elektrolit.
·        Siswa dapat Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi reduksi dan hubungannnya dengan tatanama senyawa serta penerapannya

V.     Skenario Pembelajaran
Kegiatan awal
o   Salam pembuka
Memeriksa kehadiran siswa.
Memeriksa sepintas apakah PR, apakah siswa mengerjakannya atau tidak.
o   Apersepsi:
Ikatan kimia
o   Motivasi
Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal garam dapur, kenapa larutan garam dapur ketika di aliri listrik dapat menghantarkan listrik?
Kegiatan Inti.
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Membahas melalui diskusi kelas.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit dalam diskusi kelompok di laboratorium.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
o   Menyimpulkan perbedaan sifat dan jenis larutan non elektrolit dan elektrolit.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Demontrasi reaksi pembakaran dan serah terima elektron (misal reaksi antara paku besi dicelupkan ke dalam air aki).(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion dalam diskusi kelas. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Berlatih menentukan bilangan oksidasi,  oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Menentukan penamaan senyawa biner (senyawa ion) yang terbentuk dari tabel kation dan anion serta memberi namanya dalam diskusi kelompok. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Menemukan konsep redoks untuk memecahkan masalah lingkungan dalam diskusi kelompok di kelas. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
o   Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi.);
o   Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan: Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan)
Kegiatan Akhir
o   Menyimpulkan inti pembahasan/diskusi. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
VI.    Alat / Bahan / Sumber Belajar  : 
      Buku Kimia; LKS, Alat dan Bahan praktikum
 VII.  Penilaian:
o   PPK
o   Responsi
          

Sabtu

PERAN STRATEGIS MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN BANGSA

Kedudukan mahasiswa dimasyarakat
Secara fitrah, masa muda merupakan jenjang kahidupan manusia yang paling optimal. Dengan kematangan jasmani, perasaan dan akalnya, sangat wajar jika pemuda atau mahasiswa memiliki potensi yang besar dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainya. Kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan banyak dimiliki pemuda mahasiswa, dan pemikiran kritis mereka sangat didambakan masyarakat. Mereka juga motor penggerak kemajuan ketika masyarakat melakukan proses pembangunan. Tongkat estafet peralihan suatu peradaban terletak di pundak mereka. Baik buruknya nasib umat kelak, bergantung pada kondisi pemuda dan mahasiswa sekarang ini.

Minggu

Pesan dari guru untuk muridnya

Nak…
Bersyukurlah atas semua perjalanan, sebab dalam tetesan keringat, degup napas, nganga luka, perih pedih, ngalir darah kan kian dewasa. Kalian mampu menjinakkan hari esok? Dengan apakah itu? Dengan kemarin tentu. Kemarinmu adalah masa depanmu. Hitunglah olehmu

Sabtu

Arti Bentuk dan Warna Lambang OSIS:


Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas

Rabu

Kebiasaan Guru yang dapat Menghambat Pembelajaran


Kebiasaan Guru yang dapat Menghambat Pembelajaran
Sebagai calon guru atau yang sudah jadi guru, kita harus memperhatikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering guru lakukan, agar kebiasaan buruk ini tidak mengganggu pembelajaran.
Pepatah lama bilang guru itu “di gugu dan ditiru” jadi seorang guru harus menyadari tugasnya sebagai guru dan harus punya kepribadian. Karena siswa tidak belajar teori saja dari kita tapi sikap dan prilaku juga mereka akan tiru.
Adapun kebiasaan guru yang harus kita hindari adalah:
Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.